Model Pedagogi Digital Hybrid Reflective-Inquiry Berbasis Etnosains Memanfaatkan Teknologi Simulasi Virtual
Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa
Selamat Datang di halaman pembelajaran online Reflective Inquiry

Model Pedagogi Digital Hybrid Reflective-Inquiry Berbasis Etnosains dikembangkan untuk menjawab tantangan rendahnya keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam pembelajaran sains di perguruan tinggi. Model ini mengintegrasikan proses reflektif dalam setiap tahapan inkuiri, menyelaraskan pembelajaran dengan nilai-nilai kearifan lokal melalui pendekatan etnosains, serta memanfaatkan teknologi simulasi virtual guna membantu mahasiswa memahami konsep-konsep sains yang bersifat abstrak. Dirancang dalam sistem pembelajaran hybrid yang menggabungkan sesi tatap muka dan daring, model ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, fleksibel, dan inklusif. Setiap fase pembelajaran mulai dari orientasi, penyajian fenomena autentik, perumusan dan pengujian hipotesis, perumusan penjelasan, hingga refleksi secara sistematis diarahkan untuk melatih dan memperkuat keterampilan berpikir kritis mahasiswa melalui aktivitas analisis, inferensi, evaluasi, dan refleksi berkelanjutan. Kebaruan model ini terletak pada sinergi keempat elemen kunci tersebut dalam satu kerangka pedagogis yang belum banyak dieksplorasi dalam literatur sebelumnya, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi inovasi pembelajaran sains berbasis digital di pendidikan tinggi.